Sistem pendingin industri chiller merupakan komponen penting dalam banyak proses manufaktur dan industri yang memerlukan kontrol suhu yang tepat. Sistem ini digunakan untuk menghilangkan panas dari berbagai proses industri dan mempertahankan suhu yang diperlukan untuk pengoperasian yang efisien dan andal. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan ketika berhadapan dengan sistem pendingin industri chiller:
1. Komponen Sistem:
Unit Pendingin: Jantung sistem, unit pendingin, bertanggung jawab untuk mendinginkan cairan proses. Ini berisi siklus pendinginan yang menghilangkan panas dari cairan dan membuangnya ke lingkungan sekitar.
Kompresor: Kompresor adalah komponen penting yang mensirkulasikan zat pendingin dan mengompresnya untuk meningkatkan suhu dan tekanannya.
Evaporator: Evaporator adalah tempat terjadinya pertukaran panas. Hal ini memungkinkan fluida proses menyerap panas dari aplikasi dan kemudian mengedarkan zat pendingin yang dipanaskan kembali ke kompresor.
Kondensor: Kondensor melepaskan panas yang diserap oleh zat pendingin ke udara sekitar atau menara pendingin. Hal ini menyebabkan refrigeran mengembun kembali menjadi cair.
Katup Ekspansi: Katup ini mengontrol aliran zat pendingin cair bertekanan tinggi ke dalam evaporator, di mana ia mengembang dan menguap, menyerap panas dari cairan proses.
2. Jenis Pendingin:
Pendingin Berpendingin Udara: Pendingin ini menggunakan udara sekitar untuk menghilangkan panas dari zat pendingin. Alat ini relatif mudah dipasang dan memerlukan lebih sedikit perawatan, namun efisiensinya mungkin lebih rendah di lingkungan yang sangat panas.
Lembar data sistem pendingin industri pendingin 130HP:
|
Barang |
Spesifikasi / Pemasok |
||
|
Model |
AYD-130A |
||
|
Kapasitas pendinginan |
kw/jam |
312.6 |
|
|
ton/jam |
88.88 |
||
|
Input daya |
kw |
96.94 |
|
|
Saat ini |
A |
174.5 |
|
|
Temp Outlet (derajat) |
7 |
||
|
Sumber Daya listrik |
460V-3N-60HZ |
||
|
kontrol pendingin |
Katup ekspansi |
||
|
Lingkaran pendingin |
empat |
||
|
pendingin |
R410A |
||
|
Dimensi(mm)P×L×T |
5000*2200*2200 |
||
|
Kompresor |
Gaya |
Jenis gulir |
|
|
Model |
SH295-4 |
||
|
Kuantitas(set) |
4 |
||
|
Daya Kompresor (kw) |
89.44 |
||
|
Mulai Jalan |
100%-75%-50%-25% |
||
|
Kondensator
|
Gaya |
Sirip dan Pipa Tembaga |
|
|
Volume Udara(m3/h) |
132000 |
||
|
Jumlah Kipas (pcs) |
6 |
||
|
Kekuatan Kipas (kw) |
11.1 |
||
|
Evaporator |
Gaya |
Shell dan Tabung Tembaga / 1set |
|
|
Aliran air dingin(m3/h) |
53.8 |
||
|
Ukuran pipa(DN) |
100 |
||
|
Pompa Air (kw) |
7.5 |
||
|
Perangkat Pelindung |
1. Pelindung fase 2. Pelindung kelebihan beban kipas 3. Pelindung tegangan tinggi/rendah 4. pelindung panas berlebih 5. Pelindung anti beku |
||
|
Berat Satuan(kg) |
3750 |
||
|
Bagian utama |
|||
|
Kompresor |
Danfoss |
||
|
Kondensator |
Anyda |
||
|
Elektronik |
LS / Carlo |
||
|
Katup Ekspansi |
Emerson |
||
|
Kontrol listrik |
Siemens |
||

Pendingin Berpendingin Air: Sistem berpendingin air menggunakan menara pendingin terpisah untuk menghilangkan panas dari zat pendingin. Dalam banyak kasus, sistem ini lebih hemat energi, namun memerlukan pasokan air yang stabil dan infrastruktur tambahan.
Pendingin Kondensor Evaporatif: Ini menggabungkan elemen sistem berpendingin udara dan berpendingin air, menggunakan air dan udara untuk mendinginkan zat pendingin.
3. Ukuran dan Kapasitas:
Ukuran yang tepat sangat penting untuk memastikan chiller dapat menangani beban panas dari proses industri. Pendingin yang berukuran terlalu kecil dapat mengakibatkan pendinginan yang tidak memadai, sedangkan pendingin yang terlalu besar dapat mengakibatkan pemborosan energi dan biaya yang lebih tinggi.
4. Efisiensi Energi:
Memilih sistem pendingin yang hemat energi dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan seiring berjalannya waktu. Carilah sistem dengan peringkat Rasio Efisiensi Energi (EER) atau Koefisien Kinerja (COP) yang tinggi.
5. Pemeliharaan:
Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga sistem chiller beroperasi pada kinerja puncak. Ini termasuk membersihkan koil kondensor dan evaporator, memeriksa level zat pendingin, memeriksa sambungan listrik, dan memantau kinerja sistem secara keseluruhan.
6. Optimasi Proses:
Mengintegrasikan sistem chiller dengan benar ke dalam proses industri Anda dapat menghasilkan efisiensi yang lebih baik. Pertimbangkan faktor-faktor seperti laju aliran proses, perbedaan suhu, dan kontrol proses secara keseluruhan.
7. Pertimbangan Keamanan:
Sistem pendingin melibatkan penanganan zat pendingin, yang dapat berbahaya. Prosedur dan protokol keselamatan yang tepat harus diikuti selama pemasangan, pemeliharaan, dan perbaikan.
8. Dampak Lingkungan:
Beberapa bahan pendingin yang digunakan dalam pendingin dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, terutama dalam hal penipisan ozon atau potensi pemanasan global. Pertimbangkan untuk menggunakan zat pendingin yang ramah lingkungan jika memungkinkan.
9. Otomatisasi dan Kontrol:
Sistem pendingin modern sering kali menyertakan fitur otomatisasi dan kontrol canggih, yang memungkinkan pemantauan jarak jauh, diagnostik, dan penyesuaian. Hal ini dapat membantu mengoptimalkan kinerja dan mengurangi waktu henti.
Saat bekerja dengan sistem pendingin industri, penting untuk berkonsultasi dengan para ahli di bidangnya, seperti insinyur HVAC atau produsen pendingin, untuk memastikan desain, pemasangan, dan pemeliharaan sistem yang tepat untuk aplikasi industri spesifik Anda.
Kualifikasi Pendingin:

Tag populer: sistem pendingin industri chiller Cina, produsen, pabrik, harga, untuk dijual












